Nama saya Dita. Saat ini saya kelas tiga. Saya suka belajar banyak hal. Mau tahu, bagaimana cara saya belajar? Ayo, ikuti kegiatan saya.
Kartika merengek pada ibunya agar pergi berlibur. "Ibu, liburan sekolah sudah akan berakhir. Biasanya teman-teman Kartika setelah liburan banyak ceritanya. Ada yang ke kebun binatang, ke pantai, malah ada yang berlibur ke kota lain. Ayo, Bu, kita berlibur juga."
Tralala trilili "Bu, aku naik kelas," teriak Tiur kegirangan. Wjahnya berseri-seri. Senyum bahagia mengembang di bibirnya. Kakinya dengan lincah berlari-lari kecil menyusuri jalan setapak di depan rumahnya. Tangan kanannya memegang sesuatu, "Ibu, lihat raporku!" teriak Tiur memanggil-manggil ibunya. "Ada apa,Tiur?" Ibu keluar dari kamarnya dengan tergopoh-gopoh.
Matahari senja sedang bersinar cerah ketika Amir melangkah kakinya di pesisir pantai. Terlihat pondok-pondok kecil beratapkan ilalang berjajar rapi di sepanjang jalan. Di depan rumah mereka, bergantungan jala-jala rusak yang perlu diperbaiki. Perahu-perahu nelayan tertambat di tepi pantai. "Akhirnya, aku sampai juga di desa ini," kata Amir sambil merentangkan kedua tangannya. Dihirupnya udara p…
Hari pertama liburan, Gilang mengajak Adi mendirikan tenda. Mereka berdua memilih lokasi di kebun belakang rumah Gilang. Kebun itu cukup luas dan aman karena terdapat pagar di sekelilingnya. Mereka membangun tenda di dekat pepohonan rindang di bawah pohon mangga. Gilang dan Adi terlihat sibuk membangun tenda. Menjelang siang hari tenda telah selesai dibangun. Gilang dan Adi merasa puas dengan …
Pagi ini langit mendung. Bima dan Ratih berjalan-jalan di pinggir sungai. Mereka membawa beberapa kantong sampah dan membuangnya ke sungai. Banyak orang membuang sampah ke sungai. Sungai penuh sampah. Mereka kembali ke rumah. Bima mengambil gitar dan memainkannya. Mereka bernyanyi bersama, lalu menekmati pisang goreng. Di luar hujan semakin deras.
Brum brum brum. Deru suara truk mengagetkan Tiara dan Tomi yang sedang bermain di halaman belakang rumah mereka. "Siapa yang datang, ya?" tanya Tiara pada Tomi yang berdiri di dekatnya. "Lihat, Kak! Truk itu berhenti di rumah hantu," kata Tomi sambil menunjuk sebuah truk besar yang berhenti di depan sebuah rumah kosong. Rumah itu terletak tepat di depan rumah mereka. Telah lama sekali rumah …
Ayah membacakan cerita sebelum tidur. "..... dan akhirnya mereka hidup bahagia selamanya," kata Ayah mengakhiri cerita sambil menutup buku. Cahaya masih duduk dan bersandar di tempat tidur. Dia mengharapkan Ayah membaca cerita lagi. Gilang mengharapkan Ayah membaca cerita lagi. Gilang tampak mengantuk. Ia menguap berkali-kali. "Ayah, tolong baca cerita yang lain lagi," pinta Cahaya. "Tidak …
Pada saat kenaikan kelas, Cahaya dan Gilang mendapatkan hadian sepeda dari orang tua mereka. Cahaya mendapatkan sepeda berwarna merah. Gilang mendapatkan sepeda berwarna biru. Mereka mendapatkan sepeda sesuai dengan warna yang mereka pilih. Mereka sangat senang dengan hadiah itu. "Ini helm kalian," kata Ayah sambil menyerahkan helm kepada mereka berdua. "Untuk apa hel ini, Ayah?" tanya Gilang.…
Saat istirahat tiba, Gilang dan Tino sedang menikmati bekal mereka di kantin sekolah. "Gilang, bekal apa yang kamu bawa hari ini?" tanya Tino. "Aku membawa roti dan susu. Kamu?" tanya Gilang. "Aku membawa kacang. Kamu mau?" tanya Tino. "Mau. Terima kasih, ya," jawab Gilang. Gilang dan Tino asyik mengunyah kacang.