Harimau Cilik harus mengajak adik perempuannya main bersama teman-temannya. 'Tunggu aku Harimau Cilik, ' kata adik Harimau sambil menangis. Tapi, Harimau Cilik merasa bahwa adiknya terlalu kecil untuk ikut bermain. Dia tidak bisa main bola, memanjat pohon, dan berenang. Ketika Harimau Cilik ingin main dengan Gajah Cilik, dia meninggalkan Adik Harimau di tepi sungai...
"Saya tidak ingin mandi!" teriak Macan Kecil. Meskipun Mommy Tiger mengatakan kepadanya bahwa mandi itu menyenangkan, Macan Kecil tidak setuju, dan dia lari ke hutan untuk bermain. Dia tumbuh lebih kotor dan lebih kotor dan tidak ada teman-temannya yang keberatan - sampai Macan Kecil bertemu Merak.
The Jam Pandas, a delightful family who lives at Tumbletown Orchard, where they make jam and jelly, lead young readers through a host of everyday situations and celebrations, while introducing a relevant vocabulary of interesting new words.
Seri Belia ini menyajikan cerita-cerita yang patut kaya akan nilai dan sikap-sikap yang patut diteladani oleh anak. Ceritanya diangkat dari kehidupan sehari-hari anak baik di rumah, di masyarakat maupun di sekolah. Selain itu disertai gambar-gambar cukup banyak sehingga menarik bagi anak-anak.
Seri Belia ini menyajikan cerita-cerita yang patut kaya akan nilai dan sikap-sikap yang patut diteladani oleh anak. Ceritanya diangkat dari kehidupan sehari-hari anak baik di rumah, di masyarakat maupun di sekolah. Selain itu disertai gambar-gambar cukup banyak sehingga menarik bagi anak-anak.
Banzi akhirnya bertualang naik kereta bahwa tanah di New York untuk menemukan Ibu Guru dan teman-temannya. Sayangnya, dia salah membaca arah. Dia akhirnya bisa sampai di America Museum of Natural History. Di sana, Banzi bertemu Lindsay yang mirip sekali dengan adiknya, Danzi. Lindsay yang tinggal di kota New York mau membantu Banzi mencari teman-temannya. Berhasilkah Banzi dan Lindsay bertemu I…
Ssttt.... apakah kamu mempunyai rahasia? Igel punya. Karena sewaktu sarapan dia memakan roti adiknya. Igel jadi merasa bersalah. Seharian dia menyimpan rahasi itu, sampai akhirnya dia menceritakan rahasia itu pada batu. Yuk dengarkan cerita Igel, si anak burung elang yang berahasia.
She's beautiful Princess, an angry witch, a jungle dweller, a clown with a big red nose, a butterfly and a little girl called Matilda. This book features illustrations from Eva Montanari. Dia Putri yang cantik, penyihir yang pemarah, penghuni hutan, badut dengan hidung merah besar, kupu-kupu dan seorang gadis kecil bernama Matilda. Buku ini menampilkan ilustrasi dari Eva Montanari.
Pada suatu hari seorang penggembala kerbau menggembalakan kerbaunya di padang rumput yang hijau dan subur. Pemandangan di sekitar padang rumput itu sangat indah sekali.
Pada zaman dahulu hiduplah seorang pangeran yang baru saja menikah dengan seorang puteri. Mereka akan pergi ke istana sang pangeran. Istana itu di kelilingi taman bungan yang indah. Pangeran sangat menyayangi isterinya yang cantik.